Membangun relasi bisnis (bag.1)

Disadari atau tidak, kalau kita blogwalking ke sesama blogger. Sebenarnya secara langsung ataupun tidak langsung kita telah menciptakan jaringan atau relasi bisnis yang sangat menguntungkan. Terlebih jika saat blogwalking sambil meninggalkan koment, tentunya akan memperearat lagi hubungan antara yang dikunjungi dan yang mengunjungi.
Begitu juga dalam bisnis konvensional yang memang sehari-hari adalah pekerjaan saya dalam divisi marketing proyek. Tentunya membina hubungan sesama mitra kerja juga harus dilakukan.
Jujur saya kemukakan, jika kebetulan produk saya menang dalam suatu proyek. Itu bukan hanya karena kualitas dan pelayanan atau pengetahuan produk, tetapi juga karena hubungan personal antara saya dengan Project Manager di Contractor M/E tersebut. Jadi dalam hal ini saya menang langkah, tidak sulit untuk membangun relasi bisnis lebih lanjut karena sudah kenal.
Dalam membina relasi bisnis, pengalaman kerja juga ikut mempengaruhi. Semakin lama waktu bekerja, maka relasi bisnisnya semakin banyak pula. Mungkin wajar ada beberapa relasi yang kenal secara personal karena hingga sekarang pengalaman saya di proyek sudah 9 tahun. Maklumlah sejak pertama kuliah S-1 tahun 2000, saya sudah beranikan diri bekerja di divisi proyek ini.
Jaringan atau relasi sangat besar peranannya dalam dunia bisnis. Tanpa ada relasi tidak mungkin ada hubungan bisnis. Bahkan bisnis lahir karena ada relasi antara penjual dan pembeli.
Dalam ajaran Muslim diajarkan untuk memelihara hubungan silaturahmi, yang maksudnya adalah agar kita sesama manusia untuk lebih saling mengenal. Untuk membina relasi khususnya jika kita terapkan dalam dunia bisnis.
Hal itu dianjurkan oleh Allah SWT dalam QS : An-Nisa : 1 yang artinya, “….peliharalah hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
Langkah awal dalam membangun relasi adalah menumbuhkan keberanian untuk memperkenalkan diri. Tanpa diawali keberanian untuk memperkenalkan diri, maka tidak mungkin relasi kita bertambah.
Oleh karena itulah di artikel (bag.2) nanti, akan saya bahas bagaimana kiat-kiat untuk membangun relasi bisnis. Tapi kalau rekan-rekan sudah mau menuliskan kiat-kiatnya terlebih dahulu, silahkan dalam komentar. Dengan senang hati akan saya jadikan masukan. ***
Baca Lanjutannya...








